Kontraktor Jogja Bangun Rumah 2 Lantai di Sleman Yogyakarta

Memilih Jenis Cat Dinding – Ada berbagai hal yang perlu dipertimbangkan saat akan membangun rumah. Salah satunya adalah memikirkan mengenai bagaimana desain atau tampilan rumah yang kamu inginkan nantinya. Satu hal yang cukup sepele namun memiliki efek besar bagi tampilan sebuah rumah adalah pemilihan warna cat dinding. Saat kamu ragu dengan warna apa yang sebaiknya digunakan? Sebaiknya lakukan research terlebih dahulu. Jenis cat dinding yang akan kamu pilih juga cukup penting selain pemilihan warnanya karena dapat berpengaruh besar terhadap karakter pada sebuah ruangan serta nuansa yang ingin kamu capai pada ruangan tersebut. Berikut ini kami berikan informasi mengenai jenis-jenis cat agar kamu terhindar dari berbagai kesalahan seperti pemborosan waktu dan uang :

Cat Water-Based

Mayoritas jenis cat dinding yang dijual di pasaran adalah cat water-based, karena mudah digunakan. Jika cat dinding rumahmu sebelumnya telah dicat dengan Cat Oil-Based, berhati-hatilah saat beralih ke cat water-based karena cat baru belum tentu bisa melekat ke dinding dengan baik. Dalam kondisi seperti ini, cara paling tepat yang bisa dilakukan adalah dengan mencuci permukaan dinding, lalu mengamplasnya sampai bersih dan keringkan dindingnya agar terhindar dari pengelupasan pada cat baru.

Meski terkadang cat oil-based lebih disukai, namun saat yang sama kamu lebih ingin menggunakan cat water-based, sekarang sudah ada alternatifnya karena beberapa merk sudah menyediakan cat enamel water-based yang water-based, cepat kering, namun memiliki finishing sedikit glossy mirip saat menggunakan cat oil-based.

Kelebihan menggunakan cat water-based

  • Tidak perlu treatment khusus sebelum mengecat dinding
  • Tidak mudah terjadinya pertumbuhan jamur
  • Lebih aman karena rendah kandungan bahan kimia (tidak menyebabkan bau menyengat saat/setelah pengecatan)
  • Mudah dibersihkan dengan air
  • Cepat kering
  • Elastis dengan finishing fleksibel sehingga tahan retak rambut
  • Dapat digunakan pada hampir di semua permukaan dinding
  • Warnanya stabil dan tidak menguning atau memudar terkena cahaya matahari

Cat Oil-Based

Cat dinding oil-based bisa digunakan hampir semua permukaan dinding, dan daya tahannya yang tinggi dan finishingnya bagus. Namun sebaiknya berhati-hati saat menggunakannya karena cat oil-based mengeluarkan asap yang cukup kuat dan cat ini tidak bisa dicuci dengan air. Jika kamu memilih cat oil-based untuk dinding, bahan kimia tertentu dibutuhkan untuk mencuci kuas atau mencuci benda lain yang terkena cat ini.

Kelebihan menggunakan cat oil-based

  • Tampilan Glossy yang menarik
  • Bagus digunakan di ruangan dengan kelembaban tinggi seperti kamar mandi, dapur
  • Jika terjadi kesalahan saat mengecat, masih banyak waktu memperbaiki karena lama keringnya
  • Mudah rata hingga hasil akhirnya terlihat smooth
  • Tahan lama

Cara membedakan jenis cat water-based dan cat oil-based :

  • Lihat pada keterangan produknya.
    Biasanya cat water-based mencantumkannya karena cat jenis ini lebih ramah lingkungan, jadi dengan mencantumkan pada keterangannya, branding dari catnya akan lebih baik di mata konsumen.
  • Lihat dari bahan yang tertulis di produknya
    Cat water-based berbahan akrilik/nama cat latex
  • Lihat dari petunjuk penggunaan cat
    Cat water-based memerlukan air sebagai pelarutnya, cat oil-based memerlukan minyak
  • Lihat cara pembersihan cat
    Untuk membersihkan catnya, bila tertera pada produknya disarankan untuk menggunakan air dan sabun, maka cat tersebut berjenis water-based

Saat memilih cat dinding, ada beberapa jenis finishing atau hasil akhir dari permukaan cat yang bisa kamu sesuaikan dengan kebutuhanmu. Misalnya pilih yang mengkilap atau tidak. Tingkat mengkilapnya cat dinding berbeda-beda, namun memiliki karakteristik umum. Karena daya tahannya yang meningkat seiring dengan tingkat kilapnya cat dinding baru, banyak orang berkreasi mencampur jenis cat tertentu. Misalnya dengan mengecat dinding dengan cat jenis glossy pada permukaan cat dinding yang matte dengan warna yang sama untuk menghasilkan tampilan yang mencolok dan bertekstur. Berikut ini karakteristik finishing cat dinding :

Plafon Dicat Dengan Cat Matte Warna Putih Menggunakan Roller
Plafon Dicat Dengan Cat Matte Warna Putih Menggunakan Roller
Gbr : aflakrenovations.com
 

Matte/Flat Paint

  • Jenis cat dengan finishing paling tidak mengkilap
  • Teksturnya velvety (smooth, soft, tidak memantulkan cahaya)
  • Dapat membantu menyembunyikan kekurangan pada dinding & plafon
  • Terkadang, jika dinding kotor akan sulit dibersihkan
  • Umumnya dianggap sebagai standar finishing dinding (karena mayoritas orang menggunakan cat jenis matte)
Perbedaan glossy kilau tiap jenis cat dinding
Perbedaan kilauan tiap jenis cat. Semakin berkilau (glossy), semakin mudah dibersihkan. Namun permukaan dinding yang tak rata akan semakin terlihat.
Gbr : community.homedepot.com
 

 

Eggshell dan Satin (Satin sedikit lebih glossy daripada Eggshell)

  • Memiliki finishing sedikit mengkilap
  • Daya tahan lebih lama
  • Sering digunakan pada dinding dapur maupun kamar mandi agar mudah dibersihkan namun juga tak ingin dinding yang terlalu mengkilap
Jenis Cat Dinding Gloss Digunakan Untuk Kamar Mandi
Jenis Cat Dinding Gloss Digunakan Untuk Kamar Mandi
Gbr : Pinterest
 

Semi-gloss dan Gloss

  • Baik digunakan pada dinding dapur, pintu, kusen jendela, aksen dinding dan kamar mandi
  • Memiliki finishing sangat mengkilap
  • Tahan lama dan mudah dibersihkan jika dinding terkena noda
  • Terlihat bagus, unik dan berbeda namun disisi lain, juga dapat menunjukkan kekurangan dinding (misalnya jika permukaan acian dinding tak rata dsb).

Banyak yang menyarankan agar menggunakan cat dinding jenis gloss pada aksen dinding saja, sementara sisanya menggunakan jenis matte. Namun, pada akhirnya semua tergantun kamu sendiri sebagai pemilik rumah, ingin rumah dengan suasana yang seperti apa. Jenis finishing matte memberikan kesan tenang dan tenteram karena teksturnya. Disisi lain, finishing cat glossy memberikan kesan semangat dan gembira. Yang perlu diingat, warna gelap seperti hitam, ungu gelap, maroon dan sejenisnya secara natural memiliki kilauan tersendiri. Untuk itu, jika kamu ingin menggunakan warna gelap pada dinding, pilih jenis cat yang finishingnya tidak terlalu glossy agar tak terkesan berlebihan.

Untuk cat dengan finishing eggshell/satin, sebaiknya digunakan pada ruangan yang tak terlalu besar dengan sedikit cahaya alami dari matahari (melalui jendela). Misalnya digunakan pada powder room (kamar mandi yang hanya ada kloset, wastafel, cermin dan tidak ada shower untuk mandi maupun bathtub, biasa digunakan untuk kamar mandi khusus tamu). Cat jenis eggshell/satin dapat memantulkan cahaya alami yang membuat warna cat dinding di powder room terlihat menarik. Untuk jenis eggshell sangat bagus untuk menutupi kekurangan dinding seperti goresan misalnya.

Apapun jenis cat dinding dengan finishing yang kamu pilih nantinya, hasil cat dinding tersebut hanya akan terlihat berkualitas baik bila mengecatnya menggunakan peralatan yang berkualitas pula. Misalnya jika ingin menggunakan kuas cat, maka pilihlah yang tak mudah rontok.

Terima kasih telah membaca artikel Tips Memilih Jenis Cat Dinding Pada Rumah. Jika Kamu ingin bangun rumah dengan menggunakan jenis lantai semen seperti diatas, atau ingin renovasi rumah, bangun kost, gudang dsb atau sekedar konsultasi rumah, desain rumah di Jogja dengan Kontraktor Jogja yang berpengalaman? Hubungi Reka Persada  | Telp/SMS/WA : 081 328 800 516 | Mail : office@rekapersada.com

Leave a Reply

Your email address will not be published.